gambar link

CARA SIMPEL MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA

Blog Onformula
pic CARA SIMPEL MENGELOLA KEUANGAN KELUARGA

Persoalan keuangan merupakan hal yang umum dialami oleh keluarga muda. Lebih-lebih di tahun pertama menjalani kehidupan berkeluarga. Apalagi akan kehadiran si kecil yang tak lama lagi di tengah Anda dan pasangan, tentu akan menambah pengeluaran rumahtangga. Betulkah masalah keuangan keluarga terletak dari besar-kecilnya pendapatan keluarga?

Menurut ahli perencanaan keuangan, Ligwina Hananto, "Seringkali masalahnya bukan terletak pada penghasilan yang kurang, tetapi dari kebiasaan yang salah dalam mengelola uang." Demikian ungkapnya dalam sebuah acara Ayahbunda beberapa waktu lalu.

Ada beberapa kunci mengelola keuangan secara simpel dan sederhana yang diberikan Ligwina:
1. Pahami portfolio keuangan keluarga Anda.
Anda harus paham benar keadaan keuangan keluarga Anda. Anda mesti tahu isi tabungan, jumlah tagihan listrik, telepon, PDAM, servis mobil, belanja, biaya periksa dokter dan lainnya. Dan jangan sampai Anda tidak tahu berapa hutang kartu kredit, pinjaman bank atau cicilan rumah dan mobil.

2. Susun rencana anggaran keuangan
Rencanakanlah keuangan yang realistis. Hal ini akan membantu Anda bersikap obyektif mengenai pengeluaran yang berlebihan. Jangan juga terlalu ideal, sehingga melupakan kebutuhan diri sendiri. Tidak ada salahnya memasukkan kebutuhan pergi ke salon, spa atau rekreasi. Yang penting, anggarkan jumlah yang realistis sesuai dengan pendapatan keluarga.

3. Pikirkan lagi antara "kebutuhan" dan "keinginan"

Tidak jarang kita membelanjakan uang hanya didorong keinginan, padahal yang kita beli bukan sesuatu yang terlalu penting. Cobalah buat daftar berupa tabel yang terdiri dari kolom untuk item belanja, kebutuhan dan keinginan. Setelah mengisi kolom item belanja, isilah kolom "kebutuhan" dan "keinginan" dengan tanda cek (V). Teliti dan pertimbangkan dengan lebih matang, item belanja tertentu diprioritaskan untuk dpenuhi atau tidak.

4. Hindari hutang
Memang godaan untuk hidup konsumtif sekarang ini semakin besar. Cobalah untuk tidak mudah membeli berbagai benda/keperluan secara kredit. Tumbuhkan kebiasaan keuangan yang sehat. Mulai dari yang sederhana, seperti tidak memiliki hutang konsumtif.

5. Kurangi belanja konsumtif
Nongkrong di kafe untuk bertemu dan bertukar pikiran dengan teman lama terkadang memang perlu, tapi tak berarti Anda harus melakukannya di setiap malam Sabtu. Lebih baik Anda gunakan pengeluaran ini untuk memenuhi kebutuhan lain.

6. Tetapkan cita-cita finansial
Susunlah target keuangan yang ingin Anda raih secara berkala, bersama pasangan. Tetapkan tujuan spesifik dan realistis dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, Anda bercita-cita punya rumah baru, dana pendidikan prasekolah berstandar internasional dan lain sebagainya.

7. Menabung, menabung, menabung
Mulailah menabung sejak dini, berapa pun pendapatan keluarga Anda. Sisihkan segera setelah menerima gaji untuk tabungan. Sebaiknya, Anda memiliki rekening terpisah untuk tabungan dan kebutuhan sehari-hari.

8. Berinvestasilah!
Anda tak akan puas dengan hasil menabung saja. Apalagi bila cita-cita Anda untuk keluarga "selangit". Inilah saat yang tepat untuk juga memikirkan investasi. Takut akan risiko investasi?!
Tak perlu khawatir, sekarang Anda bisa mengikuti investasi yang sangat menguntungkan dengan resiko yang sangat kecil.
Caranya juga sangat mudah, yaitu Anda hanya perlu menyisihkan uang Anda Rp 350.000 setiap bulan selama 60 kali (5 tahun) saja. Dengan cara itu Anda akan memperoleh 3 keuntungan sekaligus.

Keuntungan pertama, insurance, yaitu Anda akan mendapat proteksi asuransi jiwa sebesar Rp 21.000.000 hingga usia 74 tahun.

Keuntungan kedua, investment, yaitu Anda akan mendapatkan keuntungan dari investasi. Total investasi Anda selama 5 tahun sebesar Rp 21.000.000 akan terus berkembang menjadi ratusan juta hingga milyaran rupiah.

Keuntungan ketiga, income, yaitu Anda akan memperoleh income tambahan bila mengajak orang lain ikut berinvestasi. Jumlah income bahkan takterbatas karena menggunakan sistem network.

Dan yang paling penting juga investasi disini AMAN, LEGAL dibawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Dimana Anda bisa mengikuti investasi seperti ini? Yaitu di 3i Networks.

Apa itu 3i-Networks?

3i-Networks adalah sebuah Program Tabungan Investasi Unit Link dari PT AJ Central Asia Raya. Program ini bukan hanya membentuk budaya menabung jangka panjang yang menguntungkan untuk perencanaan keuangan masa depan kita dan mendapatkan proteksi asuransi jiwa, tetapi juga dapat berpeluang memberikan tambahan penghasilan, bahkan bisa menjadi sumber penghasilan.

Menabung hanya Rp 350.000/bulan selama 5 tahun, mendapatkan 3 manfaat:

  1. Insurance : Proteksi Asuransi Jiwa dengan Pertanggungan Sebesar Rp 21.000.000 sampai usia 74 tahun
  2. Investament: Tabungan jangka panjang yang akan dikembangkan oleh Reksadana PT AJ CAR
    yang akan menjadi investasi masa depan untuk mempersiapkan: 
    - Dana pendidikan putra-putri kita
    - Dana pensiun/Hari tua
    - Dana Tak terduga dan lainnya

  3. Income : Menabung dan mengajak orang lain menabung dapat penghasilan tidak terbatas.

Tentang 3i-Networks dari PT AJ CAR

PERBEDAAN TABUNGAN BIASA DENGAN MENABUNG PRODUKTIF 3i-NETWORK

Berikut ini gambaran tentang perbedaan tabungan biasa dengan tabungan produktif 3i-Network.

beda tabungan biasa dengan carlink pro mixed dari 3i-network

Jelas bahwa tabungan 3i network dapat memberikan keuntungan yang berlipat ganda untuk kita, disamping keuntungan proteksi dan income tambahan dari peluang bisnisnya.

Bila Anda tertarik berinvestasi di 3i Networks silakan klik tautan di bawah ini:

CAR 3i Network Salim Group

  • Yuk, Bagikan/Share Artikel Ini:

Related Posts you may like